Vaksin Palsu Menyebar di 7 Wilayah

3:43 AM
Vaksin Palsu Menyebar di 7 Wilayah - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nilla F Moeloek, bersama Kabareskrim Mabes Polri Komjen Ari Dono mendatangi klinik yang menjadi tempat penyebaran vaksin palsu di Jalan Raya Centex, Ciracas, Jakarta Timur,Kamis (30/6/2016). Di tempat itu, selain polisi yang menggelar pra rekonstruksi, beberapa bayi yang diduga menjadi korban kembali diberikan vaksin.


“Kedatangan ini karena kita sudah buat Satgas penanganan vaksin palsu, yang terdiri dari petugas Bareskrim, Kemenkes, dan juga Badan Pom, Ikatan Dokter Anak Indonesia juga akan bekerjasama dengan kita. Makanya begitu kita dapat kabar dari Bareskrim, yang mengatakan disini ada pemakaian vaksin palsu, langsung kami tinjau,” Nila, Kamis (30/6/2016).

Menurut Nilla, pihaknya akan melakukan pengecekan terkait dampak yang timbul akibat pemakaian vaksin palsu. Disitu juga pihaknya memberikan vaksin ulang kepada para bayi yang sebelumnya diberikan vaksin palsu oleh klinik tersebut. “Jadi kita cek perbedaan antara yang menggunakan vaksin impor yang diduga palsu dengan vaksin yang diberikan pemerintah secara gratis. Dan kami masih meneliti lagi terkait dampaknya. Jadi belum bisa merincikan lebih detail,” ujarnya.

Sementara itu, Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Ari Dono, memastikan vaksin palsu sudah beredar di tujuh wilayah di seluruh Indonesia. Meski demikian, ia enggan merinci tempat-tempat yang menjadi sasaran pemasaran vaksin ilegal tersebut selain di Bekasi dan Jakarta Timur. “Selain di Bekasi dan Jakarta Timur, ada di tujuh wilayah lain yang menjadi tempat penyebaran vaksin palsu,” ujar kabareskrim.

Ari menambahkan, khusus pengungkapan vaksin palsu di Klinik Elly, tempat tersebut baru ditemukan kemarin oleh penyidik. Sebab itu, ia mengajak Menkes, Nilla F Moeloek untuk melakukan pengecekan ke lokasi. “Untuk yang disini, baru kita ungkap kemarin, kita ajak Menkes untuk pengecekan,” imbuhnya.(Berita Kriminal)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »