Reni Wanita Asal Garut Dibunuh Suaminya

1:19 AM 1 Comment
Reni Wanita Asal Garut Dibunuh Suaminya - Polisi menangkap pembunuh Reni Siti Nurhamjah (21) yang jasadnya ditemukan warga dibungkus karung di Desa Cibunder, Garut. Reni dibunuh oleh suaminya sendiri karena cerewet.



"Pembunuhan terhadap Reni ini dilakukan oleh suaminya atas nama Ganjar Nugraha (25). Suaminya sudah ditahan di Mapolres Garut," ucap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, melalui pesan singkat, Minggu (31/7/2016).

Polisi menaruh curiga kepada Ganjar karena saat dimintai keterangan dia menunjukan gelagat yang aneh. Setelah diinterogasi lebih lanjut akhirnya Ganjar mengakui semua perbuatannya.

"Jadi tersangka ini pada saat diperiksa jawabannya plin-plan. Karena curiga polisi lalu menginterogasi dan mengaku telah membunuh istrinya sendiri dengan cara dicekik," jelas Yusri.

Yusri mengatakan alasan Ganjar tega menghabisi nyawa istrinya karena masalah ekonomi. Istrinya dianggap cerewet soal keuangan rumah tangga.

"Motif pelaku melakukan pembunuhan karena dirinya merasa kesal terhadap korban, karena selalu cerewet dalam masalah ekonomi," kata Yusri.

Ganjar memiliki pekerjaan sebagai tukang ojeg di Kampung Nangewer, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Pengakuan Ganjir, penghasilannya yang tidak selalu besar sebagai tukang ojeg itu membuat istrinya selalu marah-marah hingga membuatnya kesal.

Ganjar membunuh Reni Kamis malam (14/7) lalu sekitar 20.00 WIB dengan cara dicekik. Setelah itu Ganjar memasuk jasad istrinya ke dalam karung palstik dan dibuang di wilayah Desa Cibunder, Kabupaten Garut.

Mayat Reni ditemukan warga Kampung Pesawahan, Desa Cibunder, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (31/7/2016) pagi. Ada bekas cekikan di leher Reni. Jasadnya dibawa ke RUSD Garut untuk dilakukan autopsi. Berita Kriminal)

Reni, Wanita Muda Asal Garut Dibunuh

12:30 AM 1 Comment
Reni, Wanita Muda Asal Garut Dibunuh - Reni Siti Nurhamjah (21) ditemukan tewas dengan badan dibungkus karung di Desa Cibunder, Garut. Ada bekas luka di leher Reni.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan mayat Reni ditemukan warga Kampung Pesawahan, Desa Cibunder, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (31/7/2016) pagi.



"Kejadiannya pukul 06.30 WIB. Kita dapat laporan dari Kapolres Garut, tentang adanya penemuan mayat seorang wanita dalam karung plastik," ucap Yusri melalui pesan singkat.

Yusri mengatakan korban dibunuh dengan cara dicekik. Hal ini terlihat dari adanya bekas luka cekikan di leher korban.

"Ada bekas luka kekerasan yang diterima oleh korban sebelum meninggal. Ini korban pembunuhan. Namun untuk kepastian penyebab kematiannya, korban saat ini dibawa ke RUSD Garut untuk dilakukan autopsi," terang Yusri.

Yusri menambahkan berdasarkan keterangan saksi, ada warga yang mengenali Reni saat mayatnya ditemukan. Reni merupakan warga Kampung Nangawer, Desa Cibunder, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut dan sudah memiliki suami.

"Korban ini katanya sudah menikah. Nanti penyidik sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengembangkan kasus ini," ucapnya.(Berita Kriminal)

Mengapa Hartoni Belum Dieksekusi Mati?

12:27 AM 1 Comment
Mengapa Hartoni Belum Dieksekusi Mati? - Prioritas Jaksa Agung HM Prasetyo dalam mengeksekusi mati para terpidana membuat masyarakat bertanya-tanya. Sebab selain Freddy Budiman, masih banyak terpidana yang juga 'mandi uang' di penjara karena terus jualan narkoba. Tapi mereka tak kunjung dieksekusi mati. Mengapa?



Dalam catatan detikcom, Minggu (31/7/2016), salah terpidana tersebut adalah Hartoni. Pria kelahiran 26 Februari 1960 itu awalnya dipidana 8 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin karena mengedarkan narkoba. Dua tahun merasakan bui di Banjarmasin, ia dipindahkan ke LP Narkotika Nusakambangan dengan tujuan meminimalisir sepak terjang Hartoni.

Tapi apa nyana, di dalam penjara itu Hartoni malah semakin membabi buta mengedarkan narkoba dari Alcatraz-nya Indonesia itu. Akal bulus warga Darmo Satelit, Surabaya itu bekerja yaitu dengan membangun kandang sapi di samping Lapas Narkotika, Nusakambangan pada 2009. Dalam mendirikan kandang sapi ini, ia mendapat restu dari Kalapas yaitu Marwan Fadli dengan dalih Hartoni telah memasuki masa asimilasi.

Tapi siapa nyana, dari kandang sapi ini, pemilik nama asli Giam Hwei Liang itu mengoperasikan bisnis narkobanya dengan cara menelepon anak buahnya di berbagai penjuru Indonesia karena dari dalam LP sinyal diacak. Hartoni juga berjualan narkoba di dalam LP dengan pura-pura memesan pakan ternak dari luar Nusakambangan. Tapi dalam plastik pakan ternak disisipi paket sabu.

Berikut contoh beberapa transaksi yang terendus:

12 Oktober-20 Januari 2011
Hartoni mengendalikan jaringan narkobanya di seluruh penjuru Indonesia dengan omset Rp 4,9 miliar dengan memakai rekening atas nama May Wulandari-Surya Sunarta.

November 2009-Desember 2010
Hartoni mengendalikan jaringan narkobanya di seluruh penjuru Indonesia dengan omset Rp 256 juta dengan memakai rekening atas nama May Wulandari-Amin Sunarta.

Desember 2009-Maret 2010
Hartoni mengendalikan jaringan narkobanya di seluruh penjuru Indonesia dengan omset Rp 1,6 miliar dengan memakai rekening atas nama Hendry Wijaya.

Hartoni mengendalikan jaringan narkobanya di seluruh penjuru Indonesia dengan omset Rp 1,7 miliar dengan memakai rekening atas nama May Wulandari-Rahmadaniah.

Juni 2010
Hartoni memesan 600 gram sabu dari Syafrudin alias Kapten dengan harga Rp 540 juta. Paket sabu itu sampai di kandang sapi dan dijual eceran di dalam LP.

2009-2010
Hartoni mengoperasikan sabu di Banjarmasin seberat 15 kg dengan keuntungan Rp 3 miliar.

Januari 2011
Terjadi transaksi narkoba di bawah jaringan Hartoni sebesar Rp 519 juta.

15 Februari 2011
Hartoni meminta Cahyono untuk menjadi pengecer dalam LP.

Dari keuntungan itu, uang tersebut dibagi-bagi ke timnya dalam beberapa tahap, antara lain:

1. Andhika Permana Rp 68 juta
2. Dhiko Aldila Rp 14 juta
3. Rinal Kornial Rp 15 juta
4. Rismayana Rp 50 juta.
5. Fob Budhiyono Rp 100 juta.
6. Koming Dewi Sapta Rp 273 juta.
7. Saipul Abu Gozala Rp 1,1 miliar.
8. Sesilia Natalie Rp 1 miliar.
9. Selpih Rp 842 juta.
10. Andhika Permana Rp 113 juta
11. Fob Budhiyono Rp 42 juta.
12. Tata Hidayat Rp 145 juta
13. Koming Dewi Sapta Rp 145 juta.
14. Saipul Abu Gozala Rp 285 juta.
15. Selpih Ro 203 juta.

Siapakah mereka yang terlibat dalam kasus pencucian uang ini? Ternyata Bob merupakan Kepala Sub Bidang Pembinaan dan Pendidikan Lapas, Dhiko Aldila dan Andhika Permana Dirgantara adalah anak kandung Marwan, Rinal Kornial adalah cucu Marwan dan Rita-May merupakan anak buah Hartoni.

Pada Februari 2011 polisi membekuk aksi operasi jaringan narkoba dari balik penjara tersebut. Mereka lalu diadili dan dihukum:

1. Hartoni yang awalnya dihukkum 8 tahun penjara diperberat menjadi hukuman mati.
2. Syafrudin dihukum mati.
3. Marwan Adli dihukum 13 tahun penjara.
4. Fob dihukum 7 tahun penjara.
5. Dhiko Aldila (anak kandung Marwan) dihukum 1,5 tahun penjara.
6. Andhika Permana Dirgantara (anak kandung Marwan) dihukum 2,5 tahun.
7. Rinal Kornial (cucu Marwan) dihukum 1 tahun penjara.
8. Rita Juniati (pembantu Hartoni) dihukum 2,5 tahun penjara.
9. May Wulandari (pembantu Hartoni) dihukum 2,5 tahun penjara.

Dengan gurita narkoba di atas, Hartoni dan Syafrudin masih saja dibiarkan menghirup udara bebas di dalam penjara. Putusan mati itu hingga saat ini belum dilaksanakan padahal sepak terjang Hartoni dkk lebih ganas daripada Freddy Budiman. Sebab Hartoni malah bisa menyuap kalapas khusus narkoba itu dan menjadikan Marwan sebagai cecunguknya.

Sampai kapan hukuman mati Giam Hwei Liang digantung? (Berita Kriminal)

Eksekusi Jilid 3 Sudah Dilakukan Pukul 00.45 WIB

12:22 AM 3 Comments
Eksekusi Jilid 3 Sudah Dilakukan Pukul 00.45 WIB - ampidum Noor Rachmad memastikan ada terpidana yang sudah dieksekusi mati. Salah satunya adalah Freddy Budiman.



"Barusan jam 00.45 dilaksanakan eksekusi mati terhadap beebrapa narapidana mati," kata Noor saat jumpa pers didampingi Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono di dermaga Nusakambangan, Jateng, Jumat (29/7/2016) dinihari.

Salah satu napi yang dieksekusi adalah Freddy Budiman. Dia adalah napi narkoba yang sangat berbahaya. Menjual narkoba di berbagai tempat dan divonis mati.

"Pertama adalah Freddy Budiman," kata Noor.

Hingga pukul 02.23 WIB, jumpa pers masih berlangsung. (Berita Kriminal)

Pelaku Pencurian di Medan Akhirnya Tewas

7:28 PM Add Comment
Pelaku Pencurian di Medan Akhirnya Tewas - Pelaku pencurian mobil yang baku tembak dengan dua orang personel kepolisian di Medan, Sumut meninggal dunia. Sementara, dua orang polisi yang bertugas di Satreskrim Polresta Medan itu dikabarkan kondisinya dalam keadaan stabil dan masih dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan.

"Pelaku (atas nama) Ramdan Putra (20), meninggal dunia sekitar pukul 01.45 WIB dinihari tadi akibat kebocoran paru," kata Kepala RS Bhayangkara Medan Kombes Pol Farid Amansyah kepada detikcom Sabtu (9/7/2016).


Farid menyatakan, pelaku mengalami luka tembak di bagian paha kanan, lengan bawah kanan dan dada kiri. Kini, jenazah pelaku tersebut masih berada di RS Bhayangkara Medan.

Sementara itu, kondisi dua orang personel polisi, Aiptu Jhonson Hutajulu (51) dan Bripka Diswanto Purnomo Rumapea (38) dalam keadaan stabil dan masih dalam perawatan di RSUP Haji Adam Malik Medan.

"Aiptu Jhonson mengalami luka tembak pada ketiak kiri dan pipi kiri, keadaan stabil dan dalam perawatan. Sementara Diswanto telah menjalani operasi rekonstruksi bedah plastik akibat luka tembak mengenai hidung, kondisinya stabil," terang Farid.

Seperti diberitakan, baku tembak tersebut terjadi pada Jumat (8/7). Polisi saat itu sedang menyamar dan melakukan transaksi jual beli mobil Fortuner dengan pelaku.

Diketahui, pelaku tersebut mencuri di Rumah AKBP Ahyan, Kasubdit 4 Intelkam Polda Sumut yang terletak di Kecamatan Medan Polonia, Medan.

Pelaku kemudian dibawa untuk menunjukkan keberadaan mobil tersebut. Namun, saat diperjalanan, tepatnya di Jalan Flamboyan, Medan, pelaku tersebut curiga dan berusaha kabur.

"Pelaku melakukan perlawanan. Kemudian terjadi pergulatan saat itu. Tak lama kemudian pelaku berusaha kabur dan melakukan penembakan terhadap petugas (polisi). Terjadi baku tembak," kata Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto. (Berita Kriminal)

Penumpang Ketahuan Bawa Sabu

7:26 PM 1 Comment
Penumpang Ketahuan Bawa Sabu - Petugas pengamanan bandara/aviation security (avsec) Bandara Soekarno-Hatta menangkap pembawa sabu pagi tadi. Petugas avsec tersebut berhasil menangkap 2 orang penumpang maskapai Batik Air.

"Sebetulnya petugas aviation security memang tidak secara khusus ada penugasan tentang narkotika, tapi karena memiliki ilmu yang namanya profiling dia bisa melihat orang yang berperilaku aneh, gesturenya, jalannya kok aneh kemudian ternyata lewat box berbunyi dan dilakukan pemeriksaan," kata Direktur Operasi dan Teknik AP II Djoko Murjatmodjo di Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (9/7/2016).


Djoko menjelaskan ketika pemeriksaan tersebut ditemukan barang mencurigakan dan kedua tersangka pun akhirnya diajak ke ruangan khusus untuk melakukan body search.

"Itu memang prosedur kita seperti itu, ternyata itu adalah narkoba dan ketika aviation security menemukan seperti itu kewajiban dia sesuai SOP adalah memberi tahu kepolisian dan di sini ada polres bandara ada unit anti narkoba yang siap," kata Djoko.

Menurut Djoko, aviation security tidak pernah secara khusus ditugaskan menjamin waspada narkotika di momen libur lebaran namun ilmu profiling tersebut dinilai sangat membantu dalam kesempatan libur yang diprediksi akan mengalami gangguan keamanan seperti ini.

"Begini, tugas avsec sudah ditetapkan secara internasional untuk menjamin tidak ada barang terlarang bagi penebangan terbawa ke pasawat udara baik oleh penumpang maupun bagasinya nah itulah yang akan kita lakukan, jadi tidak ada penambahan petugas khusus tapi kebetulan avsec dibekali ilmu profiling ya itu membantu," terang Djoko. (Berita Kriminal)

5 Perampok Bergolok Beraksi di Jagakarsa

7:15 PM Add Comment
5 Perampok Bergolok Beraksi di Jagakarsa - Komplotan perampok menyatroni PT Ayudi Persada di Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel). Pelaku yang diperkirakan berjumlah 5 orang mengikat seorang anggota TNI yang diperbantukan sebagai sekuriti di perusahaan tersebut sebelum akhirnya mencuri sejumlah barang di lokasi.

Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Eko Hadi Santoso saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Korban Pelda IW, anggota Koramil Jagakarsa yang diperbantukan sebagai sekuriti di lokasi diikat para pelaku. Saat ini masih kami selidiki dan mengidentifikasi para pelaku," jelas Eko kepada detikcom, Minggu (10/7/2016).



Perampokan terjadi sehari setelah Lebaran atau pada Kamis (7/7) sekitar pukul 03.00 WIB. Para pelaku berjumlah sekitar 5 orang mendatangi PT Ayudi Persada yang terletak di Jl Raya Lenteng Agung, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan dengan membawa golok.

Para pelaku mendatangi lokasi dengan cara melompati pagar, kemudian mengikat tangan dan kaki IW dengan tali. Pelaku juga menutup mulut korban dengan lakban.

"Pelaku sekitar 5 orang bersenjata golok," imbuh Eko.

Selah berhasil menguasai korban, para pelaku mengambil uang perusahaan sebesar Rp 90 juta dan uang pribadi korban sebesar Rp 10 juta.

"Para pelaku juga mengambil dekoder CCVT perusahaan untuk menghilangkan jejaknya," tuturnya.

Polisi telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi di sekitar lokasi kejadian. Saat ini polisi masih memburu para pelaku.(Berita Kriminal)

Menko Luhut : Bom Bunuh Diri Solo Sudah Diprediksi

7:51 AM Add Comment
Menko Luhut : Bom Bunuh Diri Solo Sudah Diprediksi -  Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, menepis anggapan bahwa pemerintah kecolongan terjadi aksi bom bunuh diri di Solo. Menurutnya aparat pemerintah tidak kecolongan karena memang sebelumnya sudah diprediksi adanya potensi serangan.


Presiden sudah diberitahu tentang kemungkinan itu, karenanya Presiden sudah tidak kaget saat aksi itu terjadi. Hal tersebut ditegaskan Luhut saat meninjau lokasi terjadinya serangan bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta, Selasa (5/7/2016) petang.

"Sejak Jumat kemarin sudah kami hitungkan ada kasus (serangan) semacam ini. Dugaan kami ini muncul karena adanya tren internasional. Kemungkinan itu juga sudah dilaporkan ke Presiden sehingga saat ada kejadian Presiden tidak kaget," ujar Luhut.

Karena sudah ada perkiraan tentang potensi serangan itulah maka Luhut menegaskan Pemerintah tidak bisa disebut kecolongan dalam melakukan antisipasi. Hal itu dikarenakan, meskipun sudah diduga namun kapan dan dimana serangan akan dilakukan tidak bisa diketahui.

"Aparat akan bekerja sesuai prosedur. Presiden juga tetap akan berkunjung ke Solo setelah dari Padang. Pengamanan terhadap Presiden juga sudah disiapkan sesuai prosedur," lanjutnya. (Berita Kriminal)

Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Solo Diautopsi di Semarang

5:03 AM Add Comment
Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Solo Diautopsi di Semarang - Jenazah pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Solo tiba di RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan autopsi. Jenazah dibawa menggunakan mobil Biddokes Polda Jateng dan tiba pukul 14.40 WIB.


Sesampainya di RS Bhayangkara, mobil Biddokkes Polda Jateng dibawa ke ruang DVI Polda Jateng. Kasubbid Dokpol Biddokes Polda Jateng, AKBP Sumy Hastry Purwanti dan lima anggota DVI mengawal jenazah tersebut.

Jenazah yang sudah terbungkus kantong mayat tersebut langsung dibawa ke ruang Postmortem untuk dilakukan autopsi. Belum ada keterangan sampai kapan jenazah akan berada di RS Bhayangkara.

"Ini menunggu perintah. Keluarganya di Solo," kata Hastry di RS Bhayangkara Semarang, Selasa (5/7/2016)

Jenazah pelaku yang diduga bernama Nur Rohman warga Sangkrah dibawa dari Mapolresta Solo pukul 13.30. Di RS Bhayangkara akan dilakukan otopsi dan tes DNA untuk memastikan identitas pelaku.
(Berita Kriminal)

Istri dan 2 Anaknya Disantuni Warga Sekampung

4:57 AM Add Comment
Istri dan 2 Anaknya Disantuni Warga Sekampung - Nur Rohman, terduga tunggal kasus peledakan bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta pada Selasa pagi tadi, tenyata sudah hampir setahun meninggalkan keluarganya. Istri dan kedua anaknya, tidak ada jaminan ekonomi sepeninggal Nur meninggalkan mereka untuk mengikuti prinsip yang dipegangnya.

Semenjak menikah, pasangan Nur Roman dan Siti Aminah tinggal di rumah milik orang tuanya di Kampung Sangkrah RT 1 RW 12, Kelurahan Sangkrah, Pasarkliwon, Solo. Bahkan setelah kedua orangtuanya meninggal, Nur berserta istri dan kedua anaknya tetap tinggal di rumah yang berada persis di bawah tanggul tersebut.


Semenjak bulan Agustus 2015, Nur Rohman memilih meninggalkan keluarganya dengan alasan akan bekerja ke Kalimantan. Namun rupanya dia hanya menghindari penangkapan atas dirinya setelah sejumlah teman-temannya telah ditangkap dalam sebuah operasi penangkapan oleh Densus 88/Anti-Teror terkait dugaan menyimpang bahan peledak dan perencanaan melakukan kekerasan.

Nur tidak benar-benar ke Kalimantan. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, menyebut bahwa Nur Rohman pernah lolos dari sebuah penggerebekan di Bekasi pada pertengahan Desember tahun lalu. Saat itu dia lari dengan membawa tiga bom rakitan. Nur bergabung dalam kelompok Bekasi yang dipimpin Arif Hidayatulloh alias Abu Musab.

Nur Rohman juga disebut dalam terlibat dalam kasus Bom Thamrin. Bahkan terakhir kali jejak Nur Rohman diketahui berada di Jawa Timur pada awal Juni yang lalu. Nama Nur Rohman disebut-sebut saat polisi melakukan penangkapan terhadap sejumlah orang di Surabaya saat itu. Polisi kehilangan jejaknya hingga kemudian Nur Rohman melakukan aksi bunuh diri, pagi tadi.


Selama itu, Nur Rohman, meninggalkan istri anak-anaknya. Wilarno, Ketua RT setempat, mengatakan semenjak pamit pergi akan bekerja ke Kalimantan, Nur Rohman sama sekali tidak pernah pulang ke rumahnya. Namun Asmuni, tetangga dekatnya, mengatakan Nur Rohman benar-benar tak pernah pulang sama sekali semenjak pasca bom Thamrin di Jakarta.

Selama itu istri dan anak-anaknya hidup sendiri di perkampungan padat penduduk tersebut. Situasi itu tentinya cukup merepotkan Siti Aminah. Dia harus menghidupi kedua anaknya yang mesih belia, padahal dia sendiri juga tidak punya pekerjaan tetap. Terlebih lagi Aminah tidak punya sanak kerabat dekat di Solo karena dia berasal dari Jawa Barat.

"Sebetulnya yang sering menjadi perhatian warga di sini adalah kondisi anak istrinya setelah ditinggal lari. Kondisinya sangat memprihatinkan," ujar Asmuni, tetangga dekat Nur Rohman, Selasa (5/7/2016).

Hal serupa juga disampaikan oleh Wilarno. Melihat kondisi Aminah dan kedua anaknya yang mulai butuh biaya karena harus masuk TK, Wilarno sering menghimbau warga sekitarnya untuk sering menolong dan menyantuni Aminah dan kedua anaknya.

"Selama ini kami himbau warga untuk sering menyantuni anak-anak dan istri Nur. Kami beri kesadaran bahwa sebaiknya kita menolong atas dasar kemanusiaan, jangan melihat latar belakang riwayat perilaku bapaknya," kata Wilarno.

Wilarno mengakui meskipun perkampungannya merupakan kawasan padat dengan tingkat ekonomi, namun tingkat kerukunan dan kepedulian warga cukup tinggi. Aminah dan kedua anaknya direngkuh baik seluruh warga sebagai keluarga besar.

Bukan hanya warga, pihak keluarga juga berpikir untuk menemani Aminah dan kedua anaknya. Mul Purwanto, kakak kandung Nur Rohmah, sejak dua bulan terakhir memilih memboyong anak istrinya tinggal di rumah orangtuanya demi bisa menemani dan membantu kondisi kehidupan Aminah dan kedua anaknya.

"Semula saya dan keluarga saya tinggal di Mojosongo. Namun sudah dua bulan ini kami tinggal serumah dengan anak istri Nur Rohman di sini. Pertimbangannya karena ini rumah keluarga dan Aminah serta anak-anaknya hidup sendirian tanpa teman. Apalagi Aminah kan orang Jawa Barat, tidak punya kerabat di sini," ujar Yayuk, istri Mul Purwanto.

Yayuk mengakui bahwa Nur Rohman memang memiliki pendirian dan jalan pikiran yang berbeda dengan keluarga lainnya. Namun demikian keluarga tidak berani menegur atau memperingatkannya. Bagi keluarga sebenarnya yang jauh menjadi beban pikiran adalah anak-anak Nur yang kurang perhatian setelah Nur menghilang dan Aminah juga tidak mempunyai pekerjaan tetap.

"Dulu Nur Rohman sempat bekerja jualan bakso ojek keliling. Pernah juga sebagai tukang parkir. Namun setelah mengikuti pemikiran keras itu dia lalu tidak bekerja tetap bahkan kemudian menghilang lama, hingga sekarang ada kabar seperti ini," kata Yayuk(Berita Kriminal)

Motor yang Dipakai Bom Bunuh Diri Solo Terdaftar di Samsat Boyolali

4:54 AM Add Comment
Motor yang Dipakai Bom Bunuh Diri Solo Terdaftar di Samsat Boyolali - Terduga pelaku bom di Mapolresta Solo, Nur Rohman menjalankan aksinya sambil mengendarai motor. Kepemilikan motor itu masih ditelusuri.



"Dari pelatnya, itu motor Boyolali. Terdaftar di Samsat Boyolali," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mapolresta Solo, Jl Adi Sucipto, Solo, Selasa (5/7/2016).

Motor yang dikendarai Nur Rohman berwarna hijau-hitam dengan nomor polisi AD 6136 HW. Saat 'nyelonong' ke halaman, Nur Rohman dicegat oleh anggota provos, Bripka Bambang. Dia lalu meledakkan bom yang dibawa.

Soal keaslian nomor polisi motor, polisi masih menelusurinya. Termasuk bila ternyata pemilik motor itu bukanlah Nur Rohman.

"Kami masih telusuri. Kalau memang milik orang lain, nanti kita minta keterangan," ujarnya.

Jenazah pelaku tersebut dibawa dari Mapolresta Solo pukul 13.30 WIB ke RS Bhayangkara Jawa Tengah di Semarang. Di sana akan dilakukan autopsi dan tes DNA untuk memastikan identitas pelaku.(Berita Kriminal)

Jaringan Nur Rohman dan Kaitannya dengan Bom Thamrin

4:52 AM Add Comment
Jaringan Nur Rohman dan Kaitannya dengan Bom Thamrin -  Bom bunuh diri di Mapolresta Solo memiliki kaitan dengan peristiwa penyerahan dan bom di Thamrin. Dua aksi itu dilakukan dua jaringan yang terkait.

Hal tersebut disampaikan Kepala BNPT Komjen Tito Karnavian kepada wartawan di Mapolresta Solo, Jl Adi Sucipto, Selasa (5/7/2016). Tito mengatakan Nur Rohman pelaku bom Solo memiliki kaitan dengan Bahrun Naim, otak bom Thamrin. Keduanya terhubungan oleh sosok Abu Musab yang telah ditangkap di Bekasi pada Januari lalu.


"Abu Musab ini berhubungan atau satu sel dengan JADKN (Jamaah Ansarut Daulah Khila fah Nusantara), agak beda sedikit dengan Bom Thamrin yang dilakukan JAD (Jamaah Ansarut Daulah)," ujar Tito.

JADKN kata Tito, berafilisasi dengan Bahrun Naim. Sedangkan JAD berafiliasi dengan Abu Jandal.

"Nur Rahman kalau betul pelakunya, memiliki hubungan dengan Naim," kata Tito.

Namun bisa saja, kata Tito, perintah pengeboman Mapolresta Solo bukan berasal dari Bahrun yang kini berada di Suriah.

"Tapi bisa saja, selama 6 bulan ini, dia bisa berhubungan dengan yang lain, atau bisa saja dia pelaku sendiri dengan mengambil momentum perintah Abu Muhamad Al Adnani (juru bicara ISIS) untuk melakukan teror di bulan suci," kata Tito. (Berita Kriminal)

Nur Rohman Pelaku Bom Bunuh Diri di Solo Diduga Terkait ISIS

4:50 AM Add Comment
Nur Rohman Pelaku Bom Bunuh Diri di Solo Diduga Terkait ISIS - Nur Rohman diduga pelaku bom bunuh diri di Solo berada di dalam jaringan ISIS. Dia juga memiliki koneksi dengan Bahrun Naim.

Bom Solo 2016


Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan Nur Rohman adalah bagian dari kelompok Abu Musab di Bekasi.
Abu Musab menjadi tokoh kelompok radikal di wilayah Bekasi dan mempunyai hubungan dekat dengan ISIS.

"Terkait (ISIS). Yang jelas, pelaku masuk dalam kelompok radikal Abu Musab. Teror di Solo juga terkait dengan intrik ISIS di Suriah untuk melakukan teror saat Ramadhan," ujar Badrodin dalam konferensi pers di Mapolresta Solo, Jl Adi Sucipto, Selasa (5/7/2016).

Badrodin juga menyebut Nur Rohman memiliki hubungan dengan Bahrun Naim. Nama terakhir adalah otak penyerangan di Thamrin pada Januari lalu.

Bahrun saat ini diketahui berada di luar negeri dan bergabung dengan ISIS(Berita Kriminal)

Pelaku Bom Solo Diduga Nur Rohman, Jaringan Bahrun Naim

4:48 AM Add Comment
Pelaku Bom Solo Diduga Nur Rohman, Jaringan Bahrun Naim - Siapa pelaku bom bunuh diri di halaman Mapolresta Solo sudah mulai terkuak. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan pelaku diduga merupakan Nur Rohman.

Pelaku Bom Bunuh Diri Solo Diduga Nur Rohman

Pelaku Bom Bunuh Diri Solo

"Pelaku diduga Nur Rohman. Untuk kepastiannya nanti nunggu tes DNA," ujar Kapolri saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Solo, Jl Adi Sucipto, Selasa (5/7/2016).

Badrodin mengatakan, Nurohman merupakan anggota kelompok Abu Musab. Abu Musab ini berada satu jaringan dengan Bahrun Naim otak penyerangan di Thamrin pada awal tahun ini.

"Abu Musaf ini siapa? Jaringannya Bahrun Naim. Garis komandonya ke sana," ujar Kepala BNPT Komjen Tito Karnavian yang juga hadir dalam konferensi pers.

Namun Tito tidak mengetahui apakah Bahrun Naim dan Nur Rohman masih sering menjalin kontak. Nur Rohman lolos dalam penangkapan di awal tahun lalu, sedangkan Bahrun Naim diketahui berada di luar negeri dan menyatakan bergabung dengan ISIS.

"Belum diketahui," ujar Tito.

(Berita Kriminal)

Gotri dan Bekas Mesiu Ditemukan sebagai Bahan Bom Bunuh Diri Solo

4:46 AM Add Comment
Gotri dan Bekas Mesiu Ditemukan sebagai Bahan Bom Bunuh Diri Solo - Polri masih menyelidiki identitas pelaku dan jenis bom bunuh diri yang meledak di halaman Mapolresta Solo, Jl Adi Sucipto, Jawa Tengah. Di lokasi ledakan ditemukan gotri yang diduga menjadi bahan bom.


"Kita temukan di lokasi tersebut ada beberapa material yang diduga digunakan pada bom yang meledak tadi, antara lain ada beberapa gotri, ada beberapa serpihan benda lain dan juga bekas-bekas mesiu akibat ledakan," ujar Karo Penerangan Masyarakat (Penmas) Polri, Brigjen Agus Rianto dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2016).

Agus mengatakan, pelaku yang menggunakan motor menerobos halaman Mapolresta Solo sekitar pukul 07.30 WIB dan langsung dicegat anggota Provos Brigadir Bambang Adi Cahyanto. Saat dicegat, terduga pelaku berbalik arah dan meledakkan bom tersebut.


Pelaku tewas sedangkan anggota Provos mengalami luka pada bagian mata di bagian kiri. Brigadir Bambang kini dirawat di salah satu rumah sakit di Solo.

"Terkait kelompok mana atau jaringan mana, masih dilakukan proses penelusurannya," sebut Agus.

Polri menurut Agus memang mendeteksi upaya teror terhadap jajaran Polri. Karena itu pimpinan Polri sudah meminta anggotanya meningkatkan kesiagaan.

"Seperti kita ketahui di (kasus) bom Thamrin beberapa waktu lalu, mereka menargetkan aparat kepolisian. Kenapa hal tersebut mereka lalukan karena selama ini polisi dianggap menjadi penyebab atau penghalang tujuan yang ingin mereka capai. Akhirnya mereka menambah target sasaran termasuk di dalamnya anggota Polri dan sudah kita informasikan kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan," imbuh Agus. (Berita Kriminal)

Bripka Bambang Alami Luka Bakar dan Luka di Mata

4:43 AM Add Comment
Bripka Bambang Alami Luka Bakar dan Luka di Mata - Anggota Provos Mapolresta Solo yang mencegat pengebom bunuh diri, Bripka Bambang Adi terluka akibat ledakan bom. Dia terluka di wajah serta mengalami luka bakar.



"Angota kami Brigadir Bambang Adi Cahyanto mengalami luka pada mata bagian sebelah kiri dan luka bakar di sebagian tubuhnya," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Agus Riyanto dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2016).

"Teman kami tersebut dirawat di salah satu RS di Surakarta," lanjutnya.

Peristiwa tersebut terjadi antara pukul 07.30-07.40 WIB di Mapolresta Solo, Jl Adi Sucipto, Solo. Pelaku yang mengendarai sepeda motor memasuki halaman mapolresta lalu dihentikan Bripka Bambang.

"Tidak lama kemudian terjadi ledakan," jelas Agus.

Polda Jateng, Polres Solo, serta di-back up oleh DVI dan Densus 88 terus menyelidiki dan mengumpulkan bukti terkait ledakan. Polisi juga masih menelusuri asal kelompok pelaku. (Berita Kriminal)

Ledakan Dekat Masjid Nabawi, 2 Orang Tewas

11:41 PM Add Comment
Ledakan Dekat Masjid Nabawi, 2 Orang Tewas -  Dua orang dikabarkan tewas dalam sebuah ledakan di luar Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. Foto di media sosial menunjukkan asap mengepul dari api luar masjid tempat Nabi Muhammad SAW dimakamkan itu.



Seperti dilansir Aljazeera, Selasa (5/7/2016), penyebab ledakan itu belum diketahui. Beberapa laporan mengatakan itu adalah bom bunuh diri, sementara yang lain mengatakan tabung gas yang telah diledakkan.

Dalam waktu hampir bersamaan, dua ledakan juga dikabarkan mengguncang kawasan dekat sebuah masjid di timur Kota Qatif, Arab Saudi.

Sejumlah saksi mata mengatakan seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di luar sebuah masjid Syiah pada Senin malam.

Mereka juga melaporkan melihat bagian tubuh yang tergeletak di tanah di kawasan yang merupakan kawasan bisnis di kota itu.

"Itu pasti bom bunuh diri. Saya bisa melihat tubuh yang hancur berkeping-keping," ujar seorang penduduk seperti dikutip dari Aljazeera.

Nasima al-Sada, warga lainnya, mengatakan bahwa salah satu bomber meledakkan dirinya di dekat masjid yang sering dikunjungi oleh umat muslim Syiah di pusat Kota Qatif.

Saksi lain mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa salah satu ledakan menghancurkan sebuah mobil yang diparkir di dekat sebuah masjid, diikuti oleh ledakan lain sebelum pukul 7 malam waktu setempat.

Sementara itu, Senin pagi dua petugas keamanan terluka akibat pembom bunuh diri yang meledakkan dirinya di dekat Konsulat AS di Laut Merah, kota pelabuhan Jeddah, Arab Saudi.(Berita Kriminal)

Bom di Madinah Meledak Saat Warga Tengah Berbuka Puasa

11:39 PM Add Comment
Bom di Madinah Meledak Saat Warga Tengah Berbuka Puasa - Sebuah ledakan terjadi di luar Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. Seorang pengebom bunuh diri dilaporkan melancarkan serangan itu persis saat warga tengah berbuka puasa, Senin 4 Juli 2016 waktu setempat.


Dilansir dari BBC, Selasa (5/7/2016), televisi Arab Saudi menayangkan gambar-gambar kebakaran yang terjadi di lapangan parkir dan tampak setidaknya dua petugas keamanan tergeletak di lokasi kejadian.

"Pelaku meledakkan diri ketika aparat keamanan tengah berbuka puasa," demikian dilaporkan televisi Al-Arabiya.

Rentetan Bom Bunuh Diri

Dalam waktu hampir bersamaan, dua ledakan juga dikabarkan mengguncang kawasan dekat sebuah masjid di timur Kota Qatif, Arab Saudi.

Sejumlah saksi mata mengatakan seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di luar sebuah masjid Syiah pada Senin malam.

Mereka juga melaporkan melihat bagian tubuh yang tergeletak di tanah di kawasan yang merupakan kawasan bisnis di kota itu.

"Itu pasti bom bunuh diri. Saya bisa melihat tubuh yang hancur berkeping-keping," ujar seorang penduduk seperti dikutip dari Aljazeera.(Berita Kriminal)

Polisi: Ledakan di Polresta Surakarta Bom Bunuh Diri

11:25 PM Add Comment
Polisi: Ledakan di Polresta Surakarta Bom Bunuh Diri - Ledakan terjadi di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/7/2016) pagi. Ledakan itu berasal dari aksi bom bunuh diri.


"Ledakan terjadi sekitar pukul 07.35 WIB ketika anggota Polres sedang bersiap-siap menggelar apel dalam rangka operasi kepolisian," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta.

Saat itu, ujar Boy, ada seseorang yang memaksa masuk ke halaman kantor Polresta. Orang itu sempat dihalau oleh Provost. Namun dengan alasan hendak ke kantin, ia memaksakan diri menerobos ke halaman depan Mapolresta.

"Lalu pelaku langsung menggunakan sepeda motor meledakkan dirinya. Pelaku meninggal dunia," Boy membeberkan.(Berita Kriminal)

Inilah Ciri-Ciri Pelaku Bom Bunuh Diri Solo

11:21 PM Add Comment
Inilah Ciri-Ciri Pelaku Bom Bunuh Diri Solo - Seorang pria tidak dikenal meledakkan bom bunuh diri di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Kepolisian Mapolresta Solo, Jawa Tengah. Sang bomber tewas seketika akibat bom yang diledakkannya.

Inilah Ciri-Ciri Pelaku Bom Bunuh Diri Solo

Dari foto yang diperoleh Liputan6.com, pelaku diperkirakan berusia 31 tahun. Dia memiliki rambut ikal, alis matanya tipis, lubang hidungnya lebar, tulang pipi menonjol. Pelaku juga berkulit sawo matang.

Ciri Pelaku Bom Bunuh Diri Solo
Ciri Pelaku Bom Bunuh Diri Solo 2016


Bom yang dibawanya, diledakkan pukul 07.30 WIB, Selasa (5/7/2016).

Awalnya, dia nekat menerobos masuk Mapolresta Solo (Surakarta). Petugas Provos Polresta Solo berusaha mengejarnya. Namun tak lama kemudian, dia meledakkan bom di depan SPK Terpadu.

Satu orang polisi terluka di pelipis dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Panti Waluyo.

Ciri Pelaku Bom Bunuh Diri Solo
Ciri Pelaku Bom Bunuh Diri Solo


Sementara, polisi masih menelusuri jaringan bomber tersebut. Belum diketahui juga kaitan sang bomber dengan teror yang terjadi sebelum-sebelumnya.

"Belum diketahui (jaringannya). Polisi masih menyelidiki," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Alloysius Liliek Darmanto, kepada Liputan6.com, Jakarta, Selasa (5/7/2016).(Berita Kriminal)

Pengamanan di Soekarno-Hatta Pasca-teror Bom Solo Diperketat

11:13 PM Add Comment
Pengamanan di Soekarno-Hatta Pasca-teror Bom Solo Diperketat -  Pengamanan di Bandara Soekarno-Hatta ditingkatkan menyusul teror bom bunuh diri Solo, Selasa (5/7/2016) pagi. Bentuk peningkatan pengamanan terlihat dari lebih seringnya patroli yang dilakukan di tiap-tiap terminal.

Pantauan Kompas.com pada Selasa pagi, mulai dari Terminal 1, 2, dan 3, anggota TNI bersenjata lengkap terlihat berkeliling dan bergerak terus dari satu tempat ke tempat yang lain.

Beberapa anggota TNI dan Brimob dari Polri juga nampak berjaga di sejumlah titik penting, seperti pintu kedatangan dan keberangkatan, area check in, dan dekat pintu boarding.

Peningkatan penjagaan cukup terasa terutama di Terminal 1, tempat yang dinilai lebih ramai oleh penumpang yang mudik.



Dari personel TNI, Brimob, dan Aviation Security bergantian bergerak mengelilingi area terminal, baik berjalan kaki maupun dengan mobil.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Komisaris Besar Roycke Harry Langie menjelaskan, area pengawasan aparat keamanan diperluas, mulai dari akses terluar bandara hingga daerah vital di dalam bandara.

Sejumlah pos pengamanan juga didirikan untuk memantau dan memberi informasi dari akses masuk bandara melalui tol hingga Jalan Perimeter Utara dan Selatan.

"Arah masuk ke bandara dari KM 31 sudah ada pos pengamanan, aparat berjaga di sana. Kalau di dalam bandara, ada beberapa pos pengamanan, satunya pos pengamanan terpadu, lalu tiga pos di tiap bandara, sama pos pengamanan mobile untuk mengantisipasi kemacetan," kata Roycke kepada Kompas.com.

Roycke menjelaskan, peningkatan pengamanan ini dilakukan salah satunya karena ada teror bom di Mapolresta Solo.

Sejak ada kejadian teror bom di luar negeri beberapa bulan yang lalu, pengamanan bandara sendiri telah ditingkatkan. Namun, kini bentuk pengamanan lebih terasa ketimbang H-7 hingga H-2 Lebaran kemarin.(Berita Kriminal)

Pembom Bunuh Diri Solo, Pernah Belajar Merakit Bom

11:10 PM Add Comment
Pembom Bunuh Diri Solo, Pernah Belajar Merakit Bom - Teroris meledakkan bom bunuh diri di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Kepolisian Mapolresta Solo, Jawa Tengah. Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah mengidentifikasi identitas bomber tersebut.

Polisi menduga pria itu bukan pelaku tunggal. Dia memiliki jaringan di belakang aksi teror yang terjadi pukul 07.30 WIB, Selasa (5/7/2016).



Kapolri Jenderal Polisi Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengungkap pelaku pernah belajar tentang terorisme.

"Dia pernah belajar merakit bom," kata Badrodin didampingi Kepala BNPT, Komjen Tito Karnavian, di Mapolresta Solo.

Menurut dia, pelaku memiliki jaringan di balik aksinya.

"Kalau bom bunuh diri, kecil kemungkinan dilakukan perorangan, ada kemungkinan jaringan-jaringan di baliknya. Bisa dipastikan ada yang mendorongnya," ungkap jenderal yang akan pensiun itu.

Dari foto yang diperoleh Liputan6.com, pelaku diperkirakan berusia 31 tahun. Dia memiliki rambut ikal, alis matanya tipis, lubang hidungnya lebar, tulang pipi menonjol. Pelaku juga berkulit sawo matang.(Berita Kriminal)

Teroris, Bukan Cinta Agama

10:06 PM Add Comment
Teroris, Bukan Cinta Agama - Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof Dr Mudjia Rahardjo mengungkapkan, Bom Bunuh Diri Solo membuktikan Indonesia telah menjadi tempat bersarangnya teroris.

''Saya menghimbau umat Islam jangan terprovokasi aksi teror yang biadab itu, sebab biasanya pascateror, diikuti isu-isu saling curiga dan ujungnya memecah belah persatuan,'' ungkap Prof Mudjia kepada Republika.co.id.



Menurut Prof Mudjia, jika mengikuti pemberitaan media dan sudah ada pihak yang mengaku berada di balik peristiwa tersebut, yakni jaringan ISIS, maka Islam yang mulia, sangat dirugikan, karena menggunakan kata Islam.

''Ajaran Islam tidak begitu. Ini yang perlu diwaspadai. ISIS mengaku sebagai organisasi yang berjuang untuk Islam, tapi itu hanya sebagai kedok yang justru merusak citra dan ajaran Islam,'' kata Prof Mudjia menegaskan.

Lantas, apa yang perlu dilakukan oleh umat Islam menanggapi aksi pemboman yang sangat biadab tersebut? Menurut Prof Mudjia, lembaga-lembaga pendidikan Islam harus diperkuat, baik yang formal mau pun yang non-formal untuk kembali ke ajaran Islam yang benar.

''Para ulama harus turun ke masyarakat untuk tidak henti-hentinya mengajak masyarakat ke ajaran Islam yang benar,'' papar Prof Mudjia menjelaskan.

Para alim dan ulama, sambung Mudjia, jangan hanya berseminar di hotel-hotel mewah, ''Tapi justru harus memperkuat pondok-pondok pesantren,'' ajak Prof Mudjia penuh semangat.

Dalam pandangan cendekiawan Mudjia Rahardjo, teroris bukanlah pecinta agama, sebab pecinta agama cirinya juga mencintai alam dunia ini dengan seluruh isinya dan tidak melakukan kerusakan di muka bumi.(Berita Kriminal)

Sebelum Ledakkan Bom, Pelaku Bom Bunuh Diri Solo Ucapkan Syahadat

10:00 PM Add Comment
Sebelum Ledakkan Bom, Pelaku Bom Bunuh Diri Solo Ucapkan Syahadat - Pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Solo sempat mengucapkan kalimat syahadat sebelum meledakkan bom. Itu diketahui dari pemeriksaan awal kasus ini.


Kapolresta Solo Kombes Ahmad Luthfi mengatakan, pelaku yang sampai saat ini belum diketahui namanya ini masuk ke halaman Mapolresta Solo pukul 07.30 WIB. Pada saat itu ada pergantian petugas jaga di pos depan.

Kemudian pelaku nyelonong masuk ke dalam halaman Polres. Pada saat itu Bripka Bambang Adi, anggota Provos yang tengah berjaga berjalan mendekati si pelaku.

"Tidak sampai terjadi percakapan. Pelaku mengucapkan syahadat setelah itu menarik sesuatu dari belakang dan terjadi ledakan," ujar Ahmad kepada wartawan di depan kantornya, Jl Adi Sucipto, Selasa (5/7/2016).

Pelaku tewas seketika. Ahmad mengatakan petugas mengalami luka ringan di bagian pelipis.

"Badan pelaku bagian atas masih utuh," kata Ahmad.(Berita Kriminal)

Terkait Bom Bunuh Diri Solo, Gubernur Ganjar: Polisi Sudah Waspada, Warga Tenang

9:55 PM Add Comment
Terkait Bom Bunuh Diri Solo, Gubernur Ganjar: Polisi Sudah Waspada, Warga Tenang - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengimbau agar warga Jawa Tengah agar tetap tenang pasca ledakan bom bunuh diri di halaman Mapolresta Solo, Jl Adi Sucipto. Polisi menurut Ganjar sudah mengoptimalkan pengamanan.


Ganjar mengatakan antisipasi sudah dilakukan termasuk sebelum kejadian dengan menegur pelaku yang hendak menerobos masuk ke Mapolresta Solo. Akibatnya Bripka Bambang mengalami luka di pelipis.

"Saya kira dari kepolisian sudah waspada. Ketika pelaku akan masuk itu sudah ditegur," kata Ganjar yang berada di Purbalingga ketika dihubungi melalui telepon, Selasa (5/7/2016).

Karena itu, Ganjar mengimbau warga tidak perlu panik dengan peristiwa yang terjadi sekira pukul 07.45 WIB tersebut. Selain itu pengamanan di segala bidang sudah dilakukan sejak sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

"Masyarakat jangan khawatir, tenang karena sudah sejak seminggu menjelang Lebaran semua menjaga dari sisi apapun, baik dari sisi ekonomi, politik, maupun kamtibmas," tegasnya.

"Untuk masyarakat, kalau ada hal-hal yang mencurigakan dilaporkan ke masyarakat, apapun itu," imbuh Ganjar.

Peristiwa bom bunuh diri terjadi di halaman Mapolresta Solo pada sekitar pukul 07.30 WIB. Pelaku yang menggunakan motor tersebut menerobos masuk ke halaman Mapolresta Solo. Bripka Bambang yang berusaha menghalangi terluka ketika bom meledak.

Satu orang tewas di tempat yaitu pelaku yang belum diketahui identitasnya itu. Polisi saat ini melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (Berita Kriminal)

BIN: Analisa Kami, Bom Bunuh Diri Solo ini adalah Simpatisan ISIS

9:53 PM Add Comment
BIN: Analisa Kami, Bom Bunuh Diri Solo ini adalah Simpatisan ISIS - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso menduga pelaku bom bunuh diri di halaman Mapolresta Solo, Jl Adi Sucipto, merupakan anggota simpatisan ISIS. Kelompok teror yang berafiliasi dengan ISIS disebut punya strategi berbeda dalam melancarkan aksinya termasuk di Indonesia.



"Yang mendalami mengenai pelaku dan jaringannya tentunya polisi karena mereka yang menangani. Tapi analisa kami, itulah dari simpatisan ISIS. (Serangan teror) Di Indonesia memang rada spesifik targetnya, kalau yang di negara lain korbannya siapa saja," kata Sutiyoso saat dihubungi detikcom, Selasa (5/7/2016).

BIN memang sudah mendeteksi adanya kemungkinan serangan yang dilakukan kelompok teror di Indonesia. BIN juga ikut menganalisis sejumlah serangan di luar negeri yang berkaitan dengan kelompok ISIS.

"ISIS telah mengubah strateginya dengan melakukan serangan di negara masing-masing oleh simpatsiannya. Perubahan strategi ini akibat kekalahan di medan tempur Iraq dan Syria," sebut Sutiyoso.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan Polri bergerak cepat menyelidiki pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Solo. Pelaku tewas karena bom yang dibawa diledakkan saat menerobos ke halaman Mapolresta.

"Nanti kita bisa teliti, bisa kita identifikasi dari kelompok mana. Nanti ketahuan, sabar saja," kata Badrodin saat dihubungi detikcom.

Pelaku yang menggunakan motor masuk menerobos halaman Mapolresta pada pukul 07.45 WIB. Saat menerobos seorang diri, seorang anggota Provos menghalanginya. Pelaku balik arah dan langsung meledakkan bom yang dibawanya.

Badrodin belum mendapatkan informasi soal jenis bom yang diledakkan pelaku. Polisi masih melakukan identifikasi di lokasi kejadian.

"Kelompok mana dan jenis bomnya apa nanti akan diketahui," ujar Badrodin. (Berita Kriminal)

Polisi Gelar Olah TKP Bom Bunuh Diri Solo

9:46 PM Add Comment
Polisi Gelar Olah TKP Bom Bunuh Diri Solo - Garis polisi masih terpasang di sekitar Mapolresta Surakarta, Jl Adi Sucipto, Manahan, Solo. Warga yang berada di sekitar lokasi diminta untuk berada di luar garis tersebut karena polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).



"Mohon maaf akses ditutup untuk sementara. Silakan berada di luar garis polisi karena akan dilakukan olah TKP ," kata Kapolresta Surakarta Kombes Ahmad Luthfi saat mendatangi warga, Selasa (5/7/2016).

Lutfi masih belum bersedia dimintai keterangan terkait kejadian ini. Dia langsung masuk ke markasnya.

"Nanti saja, nanti saja, yang jelas kita akan olah TKP," kata dia.

Mapolresta Surakarta masih dijaga ketat oleh aparat yang mayoritas adalah Brimob. Sebanyak 2 mobil ambulans dan sebuah mobil jenazah disiapkan di lokasi.(Berita Kriminal)

Kondisi Pelaku Bom Bunuh Diri Solo

9:41 PM Add Comment
Kondisi Pelaku Bom Bunuh Diri Solo - Bom bunuh diri meledak di halaman depan Mapolresta Solo. Tubuh pelaku yang juga merupakan satu-satunya korban tewas ini hancur.


Pelaku yang menunggang sepeda motor ini mencoba masuk ke halaman Mapolresta Solo di Jl Adi Sucipto, sekitar pukul 07.35 WIB, Selasa (5/7/2016). Tak sampai masuk ke dalam gedung, dia meledakkan diri di halaman depan unit SPKT.

Ledakan sempat membuat salah seorang anggota provost terluka. Si anggota provost sudah dilarikan ke rumah sakit.

Setelah terjadi ledakan, badan si pelaku hancur. Motor yang dia tunggangi juga remuk.

Badan pelaku tergeletak di aspal halaman Mapolresta Solo. Posisi badan berada di belakang, tak jauh dari motornya yang tersisa bagian belakang. Bagian depan motor tersebar ke kiri kanan.

Di sekitar badan motor tersebut, berserakan semacam serbuk putih seperti pasir. (Berita Kriminal)

Ledakan Terjadi di Mapolresta Solo

9:39 PM Add Comment
Ledakan Terjadi di Mapolresta Solo - Ledakan diduga bom terjadi di Mapolresta Solo, Jl Adi Sucipto, Solo, Jawa Tengah. Lokasi persisnya adalah di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolresta.


"Benar ada ledakan di situ. Tapi belum ada informasi detailnya," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (5/7/2016).

Berdasarkan informasi, seorang pengendara motor berusaha melewati penjagaan Mapolres. Ketika dihentikan anggota, ledakan kemudian terjadi.

Hingga saat ini semua akses jalan di depan maupun di samping Mapolresta ditutup total dari semua arah. Lokasi yang diperkirakan tempat peledakan juga ditutup dengan karangan-karangan bunga dan mobil operasional polisi.(Berita Kriminal)

Serangan di Bandara Turki Terkait Uni Soviet

8:14 AM Add Comment
Serangan di Bandara Turki Terkait Uni Soviet - Sebanyak tiga pelaku serangan mematikan di Bandara Ataturk Istanbul, Turki diyakini merupakan orang-orang dari Uni Soviet. Hal ini karena mereka adalah warga Rusia, Uzbekistan, dan Kirgistan.


Dilansir BBC, pihak berwenang Turki juga melaporkan pelaku berasal dari wilayah utara Rusia. Dalam salah satu gambar yang berhasil ditangkap di kamera CCTV bandara, terlihat tiga orang bersama-sama berjalan. Mereka menganakan jaket gelap dan membawa ransel dan tas yang ditaruh di bagian depan. Tak lama, bom meledak.

Salah satu pelaku diketahui bernama Osman Vadinov. Ia dikatakan dapat masuk ke Turki dengan melewati Raqqa, Suriah yang merupakan wilayah kubu Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada 2015 lalu.

Meski demikian, Rusia mengatakan tidak ada warga negaranya yang memiliki nama tersebut. Melalui kantor berita negara itu, Intervax, pihaknya mengklaim bahwa Vadinov bukan berasal dari wilayah manapun di dalam negara.

Turki meyakini bahwa ISIS berada di balik serangan bom di bandara Istanbul. Sebanyak 44 orang tewas dan setidaknya 240 lainnya terluka dalam peristiwa ini.

ISIS dikatakan telah lama merekrut banyak orang dari negara-negara bekas Uni Soviet. Setidaknya sekitar 5.000 hingga 7.000 orang telah bergabung dengan kelompok militan tersebut.(Berita Kriminal)

Kejahatan Gunakan Sianida, Sulit Dibuktikan

8:09 AM Add Comment
Kejahatan Gunakan Sianida, Sulit Dibuktikan - Pembunuhan dengan menggunakan racun atau sianida memang tergolong unik. Hal itu, karena sangat sulit untuk menentukan siapa pelakunya.


"Pertanyaan publik apakah benar orang yang ditahan pelakunya. Terus polisi belum menemukan cara memasukan racunnya bagaimana. ramainya di situ," ujar pengamat kepolisian, Bambang Widodo Umar kepada republika.co.id, Rabu (3/2).

Bambang mengatakan pembunuhan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Seperti menembak, membacok atau dengan meracuni. Tapi jika sudah menyangkut pembunuhan dengan racun, itu sangat sulit dibuktikan.

Karena di dalam konteks-nya, siapa yang benar-benar memasukan racun ke kopi Wayan Mirna Salihin (27 tahun) yang meninggal di sebuah kedai kopi, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/1). Dalam hal ini, yang meramaikan publik adalah siapa yang memasukan racun. Apakah benar orang yang ditahan atau bukan.

"Saya yakin, polisi sudah berusaha betul itu. Tapi untuk menemukan (kebenaran) itu tidak mudah. Berarti pelaku pembunuhan sudah merencanakannya," kata dia.

Untuk mengungkap pembunuhan dengan alat racun, hal pertama memang harus mempertajam motif. Karena bisa saja, karena mungkin hubungan sejenis, atau mungkin ada persaingan tidak sehat mungkin, atau dendam. "Motif nya apa dulu dan baru bisa mengarah ke arah pelaku," kata dia.(Berita Kriminal)

Kasus Kriminal Paling Unik

8:05 AM 1 Comment
Kasus Kriminal Paling Unik - Tindak kejahatan atau kriminalitas semakin lama semakin menjadi saja. Hingga korbanya banyak sekali yang berjatuhan. Namun tenyata ada beberapa peristiwa konyol di balik beberapa kejahatan berikut ini!



Kriminal Unik Christopher Jansen

Peristiwa ini terjadi ketika pengledahan kasus kepemilikan senjata api oleh seorang pria bernama Christopher jansen yang melaporkan pihak kepolisian atas tuduhan pencemaran nama baik dan menangkapnya tanpa adanya surat perintah penangkapan, karena ketika digeledah tidak ditemukan bukti atas kesalahanya. Namun ketika petugas memerintahkan untuk menggeledah jacketnya dia menyerahkan begitu saja karena dia merasa tidak ada baenda apapun dalam jacketnya. Namun ketika sang hakim menggledahnya tahu nggak apa yang ditemukan?, sepaket Narkoba jenis Cocain. Waduh bang Crisudah jatuh ketiban tangga, gak ada senjata api Cocainpun jadi. Bukannya polisi yang dituntut masuk bui malah abang sendiri noh, selamat ya semoga tidur dibui menyenangkan.

Kriminal Unik Remo jalosjos

Guys kalau di indonesia ada gayus tambunan yang tetap bisa tidur nyenyak dengan fasilitas mewah dalam bui, di Filipin juga ada namanya Pak Remo jalosjos yang punya istana mewah di dalam bui setelah menjadi tersangka pemerkosaan berulang terhadap anak gadis di bawah umur. “Macam apartemen sendiri saja lah di hidup di bui, punya kamar pribadi sekaligus kamar mandi,ada TV juga dapur pribadi” hemm, ternyata bukan cuman di negara kita aja hukum bisa di beli! tanpa ada gunanya Vonis 173 tahun penjara yang dijatuhkan kepadanya. Ketika dikritik mengenai hal trsebut dengan enteng ia menjawab salah sendiri pemerintah tak bisa memberikan perlakuan yang sama dengan saya. “kalau dipikir-pikir bener juga sih omonganya itu,waduh kalau kayak gini caranya bisa-bisa bui menjadi hotel mewah dong?

Kriminal Unik Patric Jonson

Entah udik atau masih baru nih orang ngrampok bank, ya Patric jonson yang akan melakukan perampokan di sebuah bank menyerahkan sebuah ceck kepada petugas bank dengan bertuliskan “ini perampokan,masukkan uang kalian ke tas saya,” kemudian sang taller menjawab “maaf pak, kami tidak bisa menguangkan ceck bapak,karena ini ceck of amerika, jika mau bapak ganti dengan ceck milik bang kami atau anda ke kantor cabang bank of amerika saja..”tahu nggak jawab Jonson apa “ oo..gitu ya, yaudah aku kesana saja.” Dodol banget ya ini rampok, Buru-buru ia ke bank of amerika dan kemudian taller bank memanggil polisi untuk menangkap jonson, dan akhirnya jonson dapat dibekuk, dengan menggunakan bukti check yang ditinggalkanya polisi semakin mudah dalam menuntutnya.(Berita Kriminal)

Ryamizard: Untuk Pembebasan Sandera, Pasukan TNI Siap di Perbatasan

8:02 AM 1 Comment
Ryamizard: Untuk Pembebasan Sandera, Pasukan TNI Siap di Perbatasan -  Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan TNI hanya bisa masuk ke wilayah laut Filipina dengan sejumlah kesepakatan dan prosedur khusus. Filipina memberikan kelonggaran itu demi penyelamatan tujuh warga negara Indonesia yang disandera kelompok Abu Sayyaf di perairan Filipina Selatan, 21 Juni lalu.


"Kalau mau masuk begitu kan harus ada urutan-urutannya, harus dilatih dulu," kata Ryamizard di kompleks Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat, 1 Juli 2016.

Dia membenarkan bahwa TNI sudah bersiap di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina. Namun pengejaran Abu Sayyaf kini masih ditangani militer Filipina. "Saya rasa kita belum (masuk) karena mereka (militer Filipina) sudah ada 6-10 ribu orang. Kita jangan ngerecok dululah," ujar Ryamizard.

Menurut mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat ini, butuh proses hingga operasi militer bersama kedua negara bisa terjadi. "Harus ada latihan dulu agar tak kacau, apalagi (anggota militernya dari) dua negara, nanti malah tembak-tembakan sendiri," tutur Ryamizard.

Ryamizard memastikan Indonesia akan segera bergerak bila situasi sudah genting. "Kecuali sandera sudah hilang sampai mana dan Filipina minta kita kerja sama, kita lakukan," ucapnya.

Ryamizard, Selasa kemarin, mengatakan dia mengantongi izin Presiden Joko Widodo bila opsi militer diambil dalam penyelamatan WNI. Namun Ryamizard memastikan pemerintah mengutamakan jalan diplomasi sambil tetap memegang komitmen tak akan membayar tebusan. Operasi militer dilakukan saat terpaksa, meski sekarang TNI lebih leluasa memasuki perairan Filipina.(Berita Kriminal)

KPK: Enam Kepala Daerah Berpotensi Korupsi

7:58 AM 1 Comment
KPK: Enam Kepala Daerah Berpotensi Korupsi - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan ada enam daerah yang perlu mendapat perhatian lebih karena berpotensi korupsi. "Aceh, Sumatera Utara, Riau, Banten, Papua, dan Papua Barat," kata Wakil Ketua KPK Laode Syarif di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, 14 Juni 2016.

KPK telah mencokok Gubernur Riau yang terlibat korupsi. Selain itu juga Gubernur Banten Atut Chosiyah secara resmi diberhentikan dari jabatannya karena terbukti korupsi. Atut divonis bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi karena dianggap menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar sebesar Rp 1 miliar. Ia pun dijatuhi hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 5 bulan kurungan.

Enam daerah yang kepala daerahnya berpotensi korupsi itu akan menjadi fokus KPK. Namun bukan berarti daerah lain dianggap tidak berpotensi untuk terjadi korupsi. KPK akan mengawasi beberapa elemen sebagai langkah pencegahan, di antaranya sistem pelayanan publik, infrastruktur, keuangan negara, hingga akuntabilitas para pejabat.

Sekretaris Jenderal KPK Basaria Panjaitan menambahkan, pada 2016, ada 37 kasus yang ditangani KPK berstatus penyelidikan. Dari jumlah itu, ada 35 kasus yang masuk penyidikan, salah satunya penyidikan kasus rancangan peraturan daerah DKI Jakarta soal zonasi wilayah pesisir. Namun ia enggan menyebutkan rinci kasus-kasus yang masuk tahap penyidikan.  

Basaria mengatakan untuk menguatkan kinerja, KPK merekrut penyidik dari kepolisian. Ada 83 calon penyidik Polri untuk mengisi 45 posisi sebagai penyidik KPK. Strategi pemberantasan korupsi menggunakan tiga model, yaitu pencegahan terintegrasi, penindakan terintegrasi, serta pencegahan dan penindakan terintegrasi.
(Berita Kriminal)

Ketua PBNU Setuju Pejabat Korupsi Dihukum Mati

7:56 AM 1 Comment
Ketua PBNU Setuju Pejabat Korupsi Dihukum Mati - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siraj menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangannya sebagai pengisi ceramah menjelang buka bersama yang digelar oleh KPK.


Dalam ceramahnya, Said Aqil miris banyak pejabat yang terjerat dalam kasus korupsi. Dia mengingatkan agar lebih mendekatkan diri dan pada Tuhan Yang Maha Kuasa. Bukan hanya kepada KPK atau lembaga penegak hukum lainnya.

"Kita harus takut pada Allah. Hanya takut pada Tuhan. Kalau para pejabat enggak korupsi bukan takut pada KPK, polisi, tapi harus takut pada Allah," ujarnya di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (30/6) malam.

Menurutnya, hukum yang pantas diberikan kepada para koruptor adalah hukuman mati. Sekalipun pelaku korupsi itu adalah hakim.

"Yang namanya korupsi itu merugikan negara, ya itu hukumnya terserahlah, urusan hakim. Tapi kalau yang membuat negara koleps, bangkrut, hukum mati, siapapun," tegasnya.

"Setuju (hakim korupsi dihukum mati), setuju, siapapun yang bikin bangkrut. Kalau hanya Rp 100 juta kan bukan bangkrut tapi rugi negara. Ya itu dihukum, terserah. Kalau membangkrutkan, menjadikan krisis, menjatuhkan ekonomi negara, hukum mati itu," pungkasnya.(Berita Kriminal)

Kronologi Suap yang Diterima Damayanti

7:52 AM 1 Comment
Kronologi Suap yang Diterima Damayanti - Anggota Komisi V DPR, Damayanti Wisnu Putranti didakwa menerima suap Rp 8,1 miliar. Uang sebanyak itu diterimanya dari Direktur PT Windhu Tunggal Utama (WTU)‎, Abdul Khoir terkait proyek pembangunan jalan di Maluku dan Maluku Utara pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).


Jaksa merinci uang suap kepada Damayanti dilakukan secara tiga kali.‎ Pertama, 328 ribu dolar Singapura. Khoir memberikan uang itu pada 25 November 2015 setelah memerintahkan stafnya untuk menyiapkan paket pelicin tersebut.

‎"Pada 25 November 2015, Abdul Khoir memerintahkan stafnya untuk menyiapkan uang 328 ribu dolar Singapura," ujar Jaksa Iskandar Marwanto di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (8/6/2016).

Selanjutnya, Khoir menyerahkan uang tersebut kepada Damayanti beserta dua stafnya, Julia Prasetyarini dan Dessy Ariyati Edwin. Pemberian dilakukan di Restoran Meradelima, Kebayoran, Jakarta Selatan‎.

Uang haram itu kemudian dibagi-bagi. Rinciannya 245.700 dolar Singapura untuk sang Wakil Rakyat dari PDIP, Damayanti, serta masing-masing 41.150 dolar Singapura untuk Julia dan Dessy.

Lalu pemberian uang Rp 1 miliar dilakukan Khoir pada 26 November 2015. Kejadian mulanya, Khoir dim‎inta Damayanti untuk menyiapkan uang guna keperluan pilkada di Jawa Tengah. Khoir pun menyiapkan uang Rp 1 miliar dan memberikan kepada Damayanti di kantor Kementerian PUPR, Jakarta.

Terakhir, pemberian uang 404 ribu dolar Singapura, diberikan Khoir pada 7 Januari 2016. Bertempat di Foodcourt Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Khoir menyerahkan uang sebesar itu kepada Dessy dan Julia. Uang tersebut merupakan commitment fee program aspirasi milik anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Golkar Budi Supriyanto.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Anggota Komisi V DPR RI Damayanti Wisnu Putranti menerima suap Rp 8,1 miliar. Uang pelicin itu diterima Damayanti dari Direktur PT Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir.

Uang sebanyak itu diberikan kepada mantan politikus PDIP tersebut secara terpisah dengan rincian 328 ribu dolar Singapura, Rp 1 miliar dalam bentuk dolar Amerika Serikat, dan 404 ribu dolar Singapura. Tujuan uang itu diberikan agar Damayanti mengusahakan proyek pembangunan jalan di Provinsi Maluku dan Maluku Utara masuk ke dalam program aspirasi Komisi V DPR yang dicairkan melalui Kementerian PUPR.

Atas perbuatannya, Damayanti didakwa telah melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.(Berita Kriminal)

Cyber Crime di China Tinggi

7:46 AM Add Comment
Cyber Crime di China Tinggi -  Kejahatan cyber di negara China dan Taiwan cukup tinggi. Parahnya, aksi kejahatan itu dilakukan di Indonesia. Belum lama ini, Kepolisian China terpaksa meminta bantuan Kepolisian Indonesia untuk menangkap para pelaku itu.


"Kami memiliki kerjasama yang baik dengan International Criminal Police Organization (Icpo) maupun Interpol, untuk mengusut kasus-kasus melibatkan negara lain," jelas Kabareskrim Mabes Polri Irjen (Pol) Sutarman di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/3/2012).

Belum lama ini pihaknya pernah membantu China dalam menangani kasus cyber. "Di China dan Taiwan kejahatan cyber cukup tinggi. Namun aksinya itu dilakukan di Indonesia.
Kepolisian China menginformasikan tentang kejahatan itu kemudian petugas bergerak dan berhasil menangkap semua pelaku," jelas Sutarman.

Dari kerjasama itu, hubungan Kepolisian China dan Indonesia hingga saat ini cukup baik. Bahkan kepolisian Taiwan mengundang pemerintah Indonesia untuk berkunjung. "Setelah kami tangkap kami serahkan ke pihak Imigrasi baru kemudian dideportasi ke Imigrasi China," terangnya.(Berita Kriminal)

Pecahkan Misteri Pemerkosaan 28 Tahun Lalu

7:27 AM Add Comment
Pecahkan Misteri Pemerkosaan 28 Tahun Lalu - Saat membuang rokok di jalan depan rumahnya, September 2012, Steven Greenwood tak sadar sedang meninggalkan jejak penting. Mengaitkan dirinya dengan kasus pemerkosaan brutal 28 tahun lalu.

Puntung rokok itu memberi polisi bukti DNA krusial yang dibutuhkan untuk memperkarakan Greenwood dalam kasus pemerkosaan perempuan dengan todongan pisau di kamar tidur korban di Melbourne pada 1984.


Dari dalam mobil, para detektif mengawasinya saat Greenwood mengisap rokok di rumahnya di Shepparton. Mereka lalu memungut sisa rokoknya saat target lengah. Demikian diungkapkan hakim Pengadilan Victoria Senin kemarin.

Uji forensik mencocokkan DNA dengan ujung sarung bantal yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) pemerkosaan.

Greenwood lalu ditangkap pada Desember 2012. Perawat itu akhirnya mengaku bersalah atas kasus pemerkosaan, pelecehan seksual, perampokan dan pencurian terhadap seorang perempuan yang sedang tidur.

Saat memenjarakan terdakwa, hakim Gabriele Cannon mengatakan, Greenwood memaksa masuk rumah korban di Kew sekitar pukul 02.30, 15 November 1984. Ia melakukan tindakan sadis dan tak senonoh. Selama penyerangan, terdakwa menodongkan pisau ke leher korban.

Setelah penyerangan, korban tak tahu identitas pria bejat yang menyerangnya. Misteri si penyerang menghantuinya selama puluhan tahun.

"Anda memasuki rumah pelapor di tengah malam dan melakukan penyiksaan paling mengerikan yang efeknya berkepanjangan," kata Hakim Canon, seperti dimuat News.com.au, Selasa (25/2/2014).

Hakim menambahkan, akibat kejadian malam itu dan misteri penyerangnya membuat korban dalam kondisi trauma dan ketakutan selama bertahun-tahun. Perempuan malang itu juga kehilangan kesempatan mendapatkan karir menjanjikan yang sejatinya sudah di depan mata.

Sebelumnya, polisi pernah memeriksa Greenwood (59) pada tahun 1984 dan 1993. Dalam dua pemeriksaan ia menyangkal telah melakukan penyerangan.

Polisi membuka kembali kasus ini ketika sebuah gugus tugas baru didirikan pada 2008 -- menyusul perkembangan baru dalam teknologi uji DNA.

Hakim Cannon menjatuhkan pidana 8 tahun bui pada Greenwood, dengan masa tahanan minimum 6 tahun.

Salut layak diberikan pada kepolisian Australia yang mau susah payah membuka kembali kasus yang sudah hampir lewat 30 tahun, demi memberi rasa keadilan bagi korban.

Kasus Greenwood menjadi bukti, tak ada modus kejahatan yang sempurna. Kebenaran akhirnya terkuak.(Berita Kriminal)

Hukum Unik yang Masih Berlaku di Amerika

7:23 AM Add Comment
Hukum Unik yang Masih Berlaku di Amerika - Jika Kalian membiarkan seekor keledai tidur di bak mandi, Kalian salah. Jika Kalian membiarkan hal tersebut saat Kalian berada di Arizona, kalian seorang kriminal. Menurut hukum yang dibuat pada tahun 1924, hal tersebut merupakan ilegal untuk membiarkan seekor keledai tidur di bak mandi.


Aneh bukan? Tapi penting untuk diketahui, ini bukan satu-satunya hukum aneh atau unik yang masih ada di Amerika. Teman-teman yang berasal dari Olivet Nazarene University membuat sebuah infografik dari beberapa hukum yang paling unik, membingungkan dan benar-benar aneh dari undang-undang yang berada di negara ini.

Berikut contohnya:

> Alabama

Merupakan tindakan ilegal apabila kita menggunakan sebuah kumis palsu, karena dapat menyebabkan orang lain tertawa di Gereja.

> Alaska

Membangunkan seekor beruang untuk diambil fotonya merupakan salah satu tindak kriminal.

>Arizona

Membiarkan seekor keledai tidur di dalam bak mandi adalah tindakkan ilegal.

> Arkansas

Mengucapkan "Arkansas" dengan pelafalan yang salah merupakan tindakkan kriminal

> Connecticut

Sebuah acar tidak dapat dilegalkan sebagai acar apabila tidak memantul.

> Florida

Jika seekor gajah diikatkan di tanda parkir, biaya parkir yang harus dibayarkan seharga biaya parkir untuk sebuah mobil.

> Georgia

Merupakan tindakan ilegal untuk menyimpan sebuah es krim di dalam kantung belakang celana kita pada hari minggu.

> Idaho

Merupakan tindakan ilegal ketika kalian memberikan kekasih kalian sekotak coklat yang memiliki berat yang lebih dari 50 pounds.

> Lousiana

Kalian bisa didenda sebesar $500 karena mengirim sebuah pizza untuk ke rumah seseorang tanpa sepengetahuannya.

> Maryland

Merupakan pelanggaran untuk menggunakan kaos tanpa lengan di taman kota dan akan dikenakan denda sebesar $10.

> Maine

Merupakan tindak ilegal untuk tetap menggunakan pernak-pernik natal setelah 14 Januari.

> Michigan

Merupakan tindak ilegal untuk seorang wanita yang memotong rambutnya sendiri tanpa izin suami mereka.

> New York

Sandal jepit tidak boleh digunakan setelah pukul 10 malam.

> Dakota Utara

Tertidur dengan masih menggunakan sepatu merupakan tindakan ilegal.

> Oklahoma

Merupakan tindakan ilegal untuk bergulat dengan seekor beruang.

> Oregon

Dilarang berburu di pemakaman

> Dakota Selatan

Merupakan tindak ilegal jika ada yang tertidur di dalam pabrik keju.

> Utah

Dilarang untuk tidak meminum susu.

> Virginia Barat

Dilarang Bersiul dibawah air .

> Wyoming

Kalian tidak dapat mengambil foto seekor kelinci mulai bulan Januari hingga April tanpa persetujuan resmi. (Berita Kriminal)

Pembunuhan di Apartemen Bellezza, Bukan Korban Mutilasi

7:12 AM Add Comment
Pembunuhan di Apartemen Bellezza, Bukan Korban Mutilasi - Mayat perempuan diperkirakan bernama Jeni, 24, ditemukan tewas di Apartemen Bellezza, Jakarta Selatan, Rabu (30/6). Polisi belum bisa memastikan identitas perempuan tersebut, meski berhasil mendapatkan tanda pengenalnya. Sebab, mayat tersebut tidak bisa diidentifikasi karena sudah berusia 2-3 pekan.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Eko Hadi Santoso mengatakan, Jeni sempat diduga dimutilasi oleh pembunuhnya. Sebab, saat ditemukan, kondisi tubuhnya sudah membusuk dan kropos.‎


"Jadi tidak dimutilasi. Dugaan awal dimutilasi karena mayatnya sudah rapuh dan sudah membusuk. Secara keseluruhan bagian tubuh korban utuh, tidak ada yang terpotong," jelas Eko saat dikonfirmasi, Kamis (30/6).

Sebelumnya, polisi menemukan banyak darah di kamar apartemen tersebut. Yakni di wastafel dan di kantong sampah. Namun setelah olah tempat kejadian perkara (TKP), mayat Jeni utuh tidak ada bagian terpotong.‎

"Sedangkan yang terdapat di dalam kantong sampah di bawah wastafel itu adalah sampah sisa kain gorden yang ada darahnya," imbuh Eko.

Sementara itu, untuk memastikan identitas korban, pihaknya tengah melakukan uji forensik.‎ "Untuk kepastian identitas korban akan dilakukan tes DNA," terangnya.

Eko juga mengatakan, pihaknya sudah mengantongi nama laki-laki potential susspect pembunuh Jeni. Eko menegaskan, pihaknya tengah menyelidiki pria tersebut.(Berita Kriminal)

Tindak Kriminal Unik

7:10 AM Add Comment
Tindak Kriminal Unik - Tidak ada yang lucu dari seorang penjahat. Sejarawan kejahatan Amerika, Jay Robert berkomentar, “Perampok-perampok zaman sekarang semakin bodoh”, dan pendapat tersebut memang benar adanya. Beberapa penjahat dengan IQ rendah sangat percaya diri bahwa mereka lebih pintar dari polisi. Terbukti dari beberapa kejadian berikut ini dalam 8 tindakan terbodoh dari para pelanggar hukum yang cukup untuk dijadikan hiburan.


1. Merampok toko senjata dengan tongkat baseball. Perampok ‘jenius’ ini memasuki sebuah toko senjata api dan memecahkan kaca dengan tongkat baseball, kemudian ia meminta manajer toko untuk menyerahkan pistol kepadanya. Kemudian apa yang terjadi? Manajer tersebut mengambil pistol dan menunjukkan ke arahnya. Manajer toko memaksakanya untuk melompati kursi sampai polisi datang.

2. Penipu di AS. Seorang pencuri tertangkap ketika melakukan aksi di Lowa, berkat nenek 93 tahun bernama Ruth Bradshaw. Nenek ini sadar bahwa ia tidak bisa mengalahkan pencuri tersebut dengan kekuatan fisik melainkan dengan otak. Wanita tua tersebut mempersilakan pencuri tersebut duduk dan berpura-pura bahwa ia merupakan teman anaknya. Nenek Bradshaw memberikannya makanan dan menyarankan pencuri tersebut untuk tidur dan beristirahat. Sampai akhirnya polisi membangunkannya dari sofa.

3. Ingin mendapat pengakuan di Inggris. Andrew Kellett (23 tahun) merupakan penggemar mobil dari Leeds. Dia membuat pelanggaran lalu lintas yang tak terhitung jumlahnya. Tetapi, Kellet sangat bangga dengan tindakannya itu, sampai-sampai videonya ia unggah ke internet. Ada sekitar 80 video yang diunggah, mulai dari aksi pencurian bensin, penggunaan narkoba sampai balap mobil ilegal. Les Carter, seorang anggota dewan kota Leeds, mengatakan: “Kellett sepertinya menjadi penjahat paling bodoh dari Leeds”.

4. Perampok bodoh di pom bensin Kanada. Dua perampok dari Edmonton, Kanada diketahui sedang merampok sebuah pompa bensin di Vancouver pada bulan September 1981. Mereka mengikat petugas pompa bensin dan melarikan diri dengan menggunakan pedati. Dalam perjalanan, mereka tersesat dan memutuskan untuk menanyakan arah di sebuah pompa bensin. Ternyata, pompa bensin yang mereka datangi merupakan pompa bensin yang sama yang baru saja mereka rampok. Akhirnya mereka ditangkap oleh petugas setempat.

5. Mencuri uang kas secara spontan di Selandia Baru. Seorang pelanggan sebuah toko kaset mengambil kesempatan dan berpura-pura duduk sebagai kasir. Ia mengambil uang sekitar 10-20 dolar kemudian melarikan diri. Dia melakukan hal itu sangat spontan dan tidak menyadari tindakannya itu jelas terlihat di depan kamera CCTV. Tapi kemudian, sesuatu terjadi bahkan lebih buruk, ia kembali lagi ke toko tersebut dan memesan CD dari “Pink Floyd”. Pemilik toko langsung menelepon polisi dan pencuri tersebut segera diamankan.

6. Pencuri mobil yang buta huruf di Perancis. Pada tahun 2012, seorang pria bernama Louisiana berencana mencuri sebuah mobil, sialnya mobil tersebut berisi seorang detektif kepolisian negara dan dua orang anggota U. S. Marshals Fugitive Task Force. Dia kemudian membuka paksa pintu mobil dan melihat ada tanda detektif pada orang yang duduk di dalam mobil, akhirnya dia mencoba lari dan tertangkap dalam insiden pengejaran singkat.

7. Satu lawan 300 di AS. John Comparetto, seorang pensiunan kepala polisi, diancam dengan pistol ketika sedang meninggalkan kamar pria di Pennsylvania. Perampok berusia 19 tahun mengambil uang tunai dan ponsel darinya. Perampok tersebut sepertinya tidak menyadari, di sekelilingnya ada 300 polisi yang sedang menghadiri seminar. Pensiunan kepala polisi tersebut dengan sigap mengejar perampok tersebut, akhirnya ia tertangkap tanpa sempat melarikan diri. Setelah penangkapan, ia memberikan pernyataan lucu dengan mengatakan, “Saya tidak berbahaya”.

8. Pemeras rekening bank di Jerman. Seorang pria 37 tahun bernama Stuttgart menuntut sejumlah uang tebusan sebesar 100.000 euro dari dealer mobil. Perusahaan yang diperas menyatakan surat tebusan tersebut hanya sebuah lelucon yang buruk, karena penjahat tersebut meninggalkan nomor rekening bank dan nomor teleponnya pada catatan tebusan. Berdasarkan nomor telepon tersebut, ternyata Stuttgart adalah mantan pelanggan dealer, kemudian polisi menangkapnya dengan segera.

(Berita Kriminal)